Popular Post

Trafic

Facebook

Facebook Follow

Recent post

Archive for 2015


“Siapa yang bilang bahwa menyembuhkan patah hati tidak bisa sendiri?”

Seperti kertas yang telah diremas, lalu di buka lebar kembali maka kusutnya tidak akan menghilang.
Seperti kaca yang pecah jatuh berserakan, lalu direkatkan kembali maka retaknya akan tetap kelihatan.

Kata siapa, kalau hati bisa disamakan dengan benda mati.
Kata siapa, patah hati tidak bisa disembuhkan sendiri.
Kata siapa, yang pernah patah hati harus segera mencari pengganti.
Kata siapa, orang yang patah hati harus secepatnya jatuh cinta lagi.

Bagiku tidak seperti itu dan tidak seharusnya begitu.
Karena suatu saat nanti, hati yang dipercayai bisa menyembuhkan patah hati pasti tidak akan kekal abadi. Ada yang tersakiti dan ada yang menyakiti (lagi); itu pasti.
Begitulah seterusnya dan berulang setiap kali ketika menjatuhkan hati kepada yang bukan Pemilik hati.

Bukan karena siapa-siapa, aku ingin tetap mencintaiNya dengan sepenuh jiwa.

Kata siapa?

Ketika hati mulai jatuh cinta lagi kepada hati yang lain maka disanalah hatinya akan terus terluka; entah melukai ataupun dilukai.

Boleh saja untuk jatuh cinta, tapi jatuh cintalah hanya kepada Sang Pemilik hati; yang menciptakan seluruh isi hati ini.

Hati yang patah, hati yang luka, hati yang kecewa semua akan bisa kembali seperti semula. Cukup cintai saja Dia. Tidak perlu menempatkan hati yang lain, cukup Dia.

Menyembuhkan patah hati sendiri sangat menyenangkan sekali. Aku hanya ingin selalu berada didekatNya. Karena janjiNya adalah nyata, maka tidak akan ada yang bisa membantahNya.

-eN-

- Copyright © 2013 Puisi Nhae™ - Kurumi Tokisaki - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -