Popular Post

Trafic

Facebook

Facebook Follow


Awal jumpa serasa bahagia
Menjalani hari-hari penuh sukacita seolah-olah dunia hanya milik berdua
Waktu terus berlalu dan kian bertambahnya hari semakin dekat hubungan yang dijalani
Saling memberi semangat, memberi nasehat, berbagi cerita, dan bercanda tawa bersama
Seolah beban yang terasa berat kini bisa dipikul bersama-sama

Aku dan kamu kini telah menjadi satu
Satu cerita, satu berita, dan satu kata-kata
Hanya sebatas itu dan satu persatu mulai terlihat malu-malu
Satu yang tidak bisa dijadikan sesuatu karena aku dan kamu sulit bersatu

Satu demi satu sudah tersirat secara perlahan-lahan namun pasti
Satu hal yang kau katakan kepadaku membuat aku merasa ingin menjauhimu
Satu hal itu juga yang membuat aku dan kamu tidak akan pernah bersatu seperti pada saat awal berjumpa
Karena satu hal itu adalah dia, yang telah memilikimu dan kamu miliki sejak lama
Aku bukan tahu satu hal itu dari pengakuanmu sendiri, namun aku telah tahu dari waktu sebelumnya
Disaat aku mencari dan terus mencari tahu semua hal tentangmu, hingga ku temukan satu hal itu
Mungkin kamu tidak tahu bahwa aku telah tahu, aku hanya sedikit kecewa karena telah sekian lama baru kamu mengungkapkan kebenarannya
Satu hal yang membuat aku sempat merasa kecewa dan merasa dipermainkan adalah ketika dijadikan sebagai pelarian sesaat dari kekosongan hatimu yang kesepian dengan tingkahnya
Kau menjadikan aku sebagai tempat untuk permainan sandiwaramu, hingga aku pun ikut terjebak didalamnya
Satu hal yang kini membuat aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri adalah ketika aku terjebak ke dalam permainan ini
Aku telah menyakiti dia yang telah bersamamu hingga menghancurkan ikatan hubungan kamu dan dia
Aku menyesal namun semuanya telah terlambat, kamu dan dia telah ku hancurkan dengan keegoisan semata

Siapa yang salah... aku kah??? Kamu kah ??? atau dia kah???
Maaf telah ku pinta kepada dia jika aku yang bersalah, ku perbaiki semua hal yang telah terjadi dengan menyalahkan diriku sendiri
Kini semua telah kembali, kamu dan dia telah bersatu, namun aku tidak melihat ada rasa bersalah sedikitpun dihatimu terhadapku dan dia
Mungkin tiap-tiap orang memiliki cara yang berbeda dalam mengakui kesalahannya, hingga aku tidak terlalu memikirkan dan mengharapkannya

Aku kini mulai menata kembali kesalahanku, tidak ingin terjebak ke dalam kesalahanku yang kedua kalinya
Aku menghilang, aku menjauh, dan aku pergi secara perlahan dari duniamu untuk menentramkan hatiku yang lagi kacau karena satu hal itu
Aku tidak pernah muncul lagi di hadapanmu, namun aku tetap menjalin komunikasi dengan dia walau tidak terlalu sering
Hingga suatu saat dia bercerita kepadaku dan meminta satu hal yang menurut aku ada rasa kejanggalan dalam nada dan kata-katanya

Aku bingung, apa sebenarnya yang dia inginkan dari ku
Disaat aku mulai berdiri dan telah siap menata kembali hatiku dari semua hal yang terjadi, dia malah meminta satu hal kepadaku
Benar-bemar membuatku hilang kesabaran atas tingkah laku dia, sebelumnya aku telah tahu terlebih dulu bagaimana dia memperlakukan aku
Kata-katanya sungguh menyakitkan hatiku, namun aku tetap terima karena aku tidak ingin memperpanjang masalah
Dan juga karena aku masih memikirkanmu dan hubungan yang kalian jalani
Tapi kini dia malah meminta satu hal, benar-benar menguji kesabaranku...

Aku dan kamu kini telah jarang bertemu, tapi dengan dia aku jadi keseringan bercerita dan dia juga bercerita semuanya kepadaku
Jika aku boleh jujur, sebenarnya aku tak ingin lagi masuk kembali ke dunia kamu dan dia
Dia yang telah membuat aku kembali masuk ke dalam lingkaran duniamu, aku ingin terbebas dari semua hal ini, namun ada apa dengannya...???

Simpang siur kabar yang ku terima tentang kamu dan dia adalah sekarang hanya teman biasa
Bingung bercampur kecewa yang ku rasa melihat tingkah laku kalian yang terlihat tak dewasa
Aku telah berusaha untuk membuat kalian kembali seperti semula, namun sia-sia dan tak berguna karena keegoisan telah menguasai diri kalian
Aku mencoba menjadi penengah, walau akhirnya aku tetap masuk ke dalam lingkaran kalian
Lingkaran yang suatu waktu dulu pernah ku ucapkan tak ingin memasukinya lagi dan mengenal kalian lagi
Tapi akhirnya aku terseret juga ke dalam dunia kalian, menjadi teman kalian dan kita bertiga berteman karena dia yang membawa aku kedalamnya

Suatu hari kamu bicara kepadaku bahwa dia ingin kembali menjadikanmu miliknya dan begitu juga sebaliknya sesuai harapan dia
Kamu malah meminta pendapatku, bukankah hatimu hanya kamu yang tahu...???
Aku mencoba sebaik mungkin untuk menjadi sahabat terbaikmu dan memberi solusi yang terbaik untuk kalian berdua

Sebagai penebus kesalahanku, aku harap kalian bersatu selamanya walau sedikit terluka
Kamu dan dia dari awal telah bersama dan harus bersama hingga akhir menyelesaikan kisah cerita cinta ini

Kini kamu dan dia terjalin hubungan hanya status semata, aku tahu itu karena penyebabnya adalah aku
Aku yang menyebabkan semua ini terjadi, aku tak mampu memaafkan diriku sendiri yang telah berbuat salah pada hubungan kalian
Semua menjadi rahasia, hatimu menjadi rahasia, hatinya juga rahasia, tapi aku tahu semuanya
Hatiku yang penuh rahasia ini cukup hanya aku dan Tuhanku yang tahu

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Puisi Nhae™ - Kurumi Tokisaki - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -