Popular Post

Trafic

Facebook

Facebook Follow

         Terlalu banyak berkorban demi sebuah persahabatan bukanlah suatu hal yang salah. Akan tetapi, apabila hanya seorang saja yang banyak berkorban, itu bukanlah persahabatan. Dimana letak dari arti sebuah persahabatan yang seperti itu...??? Seperti pepatah pernah mengatakan "Ada gula ada semut", yang hanya datang disaat mereka butuh, setelah itu di abaikan seperti tiada berguna. Apakah hal yang seperti itu dinamakan dengan persahabatan...???

          Masa sulit di lalui sendiri, semua masalah di hadapi sendiri tanpa ada yang pernah mau peduli. Sungguh pengorbanan yang sia-sia. Jadi, untuk apa sahabat itu? Dimana mereka? Mereka telah melupakanmu disaat senang. Terlalu sia-sia  rasanya berkorban demi mereka, demi mendapatkan sahabat yang sejati bukankah harus saling berbagi, tapi kenapa yang satu ini..., benar-benar melukai...?!

             Aku disini mencari sahabat yang sejati, tapi ternyata benar dari apa-apa yang telah ku lihat, ku baca dan ku ketahui..., bahwa sahabat yang sejati itu takkan pernah kekal abadi, mereka hanya sesaat muncul lalu menghilang. Tanpa ku sadari, kini aku yang telah mengalaminya sendiri. Puas berkorban, lalu aku diabaikan.

              Aku tak menuntut banyak, yang ku inginkan hanyalah mematahkan semua keegoisan yang selama ini menjelma. Aku ingin mendapatkan sahabat yang benar-benar sejati. Aku ingin membuktikan kepada dunia bahwa sahabat sejati itu benar-benar ada, mereka pasti akan kembali dan akan menjelma menjadi sahabat yang sejati untukku setelah sekian lama aku bersabar dengan keegoisan mereka. Ku yakin itu, Ya Allah yakinkanlah hamba-Mu... :)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Puisi Nhae™ - Kurumi Tokisaki - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -