Popular Post

Trafic

Facebook

Facebook Follow

Recent post

Archive for Oktober 2011


Ternyata...
Semua tak semudah ku kira, semua tak selancar rencana semula.
Perih juga rasanya setelah tahu segalanya...

Dia...
Yang ku damba, ternyata....
Ahh, sudahlah....

Biarkan semuanya mengalir apa adanya, biar pun sedikit sesal di dada...
Tapi,,, kau harus bersamanya...
Aku takkan ada di hatimu dan kamu juga ku harap segera menghilang dari hatiku ini...
Cukup kenangan lama yang telah usang terbuang

Bukan karena ku kejam padamu, tapi itulah jalan satu-satunya untuk kita berdua
Izinkan ku pergi tanpa kenangan sedikitpun,
Ku tak mau terlalu lama terus merasakan perih ini, karena ku ingin bahagia...

Tanpamu... aku ingin hidup bahagia
Tanpamu... aku bisa dan harus bahagia
Karena jika ada kamu, aku akan semakin terluka
Aku kan semakin merana...
Ku ingin menjauh darimu
Maafkan aku L

Semua menjadi beku, semua menjadi benalu disaat ku tak lagi bersamamu.
Semua mata menuding kearah ku, seolah-olah aku yang telah bersalah.
Mereka tak tahu dan mereka takkan pernah tahu seperti apa itu.

Aku bosan dengan semua ini, kau seakan terus mengawasiku.

Seandainya ku bisa memutar kembali waktu, ingin ku kembali ke masa yang dulu disaat ku tak pernah mengenalimu.

Tapi terlambat, semuanya telah terjadi. Aku harus menjalani semua ini, takdir yang telah ditentukan untuk ku.

Aku harus kuat dan aku tak boleh lemah dalam menghadapi semua ini.
Aku kan berusaha untuk tidak tenggelam ke dalam perasaan ini, biarkan dia tahu bahwa aku bisa bahagia tanpa dirimu.
Semoga kau tahu tentang kesalahan yang telah kau perbuat, hingga kau takkan mengulanginya untuk orang yang nantinya berada disisimu.


Assalamualaikum sobat Nhae semuanya, Sorry yea udah lama menghilang tanpa jejak.. ha ha ha

Pengen bikin postingan lagi malam nie,, 

Cerita ini ku alami sendiri dan nyata BGT'z :D hihii, 

Awalnya aku ga' pernah percaya sama sekali kalo' pacaran yang awalnya dimulai dengan dunia maya tu benar-benar wujud, terutama di dunia "fb". Tetapi, setelah aku mendengar cerita dari salah seorang "teman dekatku" bahwa hal itu benar-benar terjadi dan aku berada diantara rasa percaya dan ga' percaya nie sobat... (How Impossible That's). Tapi, biarlah. Yang penting kenyataannya udah terbukti bahwa cinta dunia maya tu benar adanya.

Katanya sich..., awal mereka kenalan hanya karena chattingan. kaya' nya si cewe salah kirim pesan di chattingan teman ku itu. oiiyya, lupa ku perkenalkan kalo' teman aku tu seorang cowo dan dia hobby BGT'z nge-GAME ONLINE jadi rada" cuexz gimanaaaa gethoo... ha ha haa...
Py, setelah itu akhirnya mereka kenalan. Yeah, setahu ku sich kaya' gitu ceritanya... kan aku cuma dapat info dikitnya ajja, ga' selengkap yang mengalami. hihihi

Setelah kenalan dan tahu nama masing-masing, ternyata mereka tinggal di satu kota dan hanya beda daerahnya saja lhooo sobaat.. (benar-benar jodoh yea,, Amiin). 

Hmm, akhirnya hubungan mereka semakin berlanjut. Biasalah, mulai dari perkenalan truss di lanjutkan dengan minta no telpon lalu telfon"an dech. hihihi (kaya' ga' ngerti ajja nich soobat...) 

Semakin hari hubungan mereka semakin dekat, py aku sendiri ga' tahu sedekat apa hubungan mereka. ha haha (lelucon yang ga' lucu). Tapi, hanya dalam waktu seminggu setelah mereka berkenalan langsung dech jadian. (cepat BGT'z yea.. :D) setahu ku sich kaya' gitu ceritanya yang aku dengar sendiri dari temanku itu.

Beberapa bulan kini telah berlalu, hingga pada suatu hari terjadi pertengkaran hebat diantara mereka..., dan itu di sebabkan oleh aku (sedih BGT'z rasanya) , dia menuduh aku merebut pacarnya (kan aku teman dekat dari pacarnya sendiri...:( gx mungkin BGT'z aku ngerebutnya) py, itulah kenyataannya... Mereka hampiiiiir ajja putus, py alhamdulillah udah baikan lagi setelah ku minta maaf, ketemu langsung dan jelasin semua kesalahpahaman yang telah terjadi. Aku juga berjanji sesuatu yang ga' mungkin BGT'z tuk ku bicarakan disini, karena itu akan ku simpan hanya untuk diriku sendiri. 

Biarlah hanya angin yang berlalu, semua masalah pasti ada jalan penyelesaiannya. Jadi jangan terlalu di bawa oleh emosi yang membara. Selesaikan secara baik-baik, dan kita kan tersenyum setelah menghadapinya... (Betuuuul...???)

(bersambung... kalo' sempat) 

Ku ingin tetap berteman, tapi jika bertemannya kami nanti akan menimbulkan kesalahpahaman yang baru lagi..., lebih baik kami menjadi orang yang tidak pernah saling mengenal dan aku akan segera menghilang dari dunianya...

Kesalahpahaman bisa menimbulkan prahara, membuat hati menjadi dilema, batin tersiksa dan jiwa merana. Kini aku telah mengalaminya sendiri. Perasaan dan rasa bersalah terus-menerus menghantui, membuat aku seolah-olah tidak sanggup lagi untuk berdiri menghadapi seluruh isi dunia ini.

Aku benar-benar malu atas sikap dan perbuatanku sendiri, akulah penyebab dari semua kesalahpahaman yang telah terjadi ini, aku pemicu dari timbulnya masalah ini yang ku lakukan dengan keegoisan ku sendiri.

Aku malu pada diriku, aku malu pada Allah, aku malu pada dirimu dan dirinya, karena aku adalah punca segala masalahnya. Kesalahpahaman antara kau dan dia terjadi karena aku, akulah penyebabnya, akulah yang telah bersalah. Tanpa ku sadari, aku telah menjadi "duri" di dalam hubungan kalian. Aku benar-benar bersalah dan sulit tuk dimaafkan. 

Wajar saja jika dia membenciku, aku terima dengan lapang hati. Tapi, setelah ku temui dia kemaren, ku jelaskan apa yang terjadi secara singkat dan detail hingga semua itu menjadi sebuah kesalahpahaman. Dia memaafkanku, entah fakta atau hanya sekedar menghibur saja, aku pun tak tahu. Mungkin dia juga ingin masalah ini bisa cepat selesa..., 

Niatku benar-benar tulus meminta maaf, akhir dari keputusan mereka tidak ku ketahui, entah apa yang terjadi di antara mereka berdua. Yang ku harapkan agar mereka bisa kembali seperti semula dan mereka menganggapku tidak pernah muncul di tengah- tengah mereka, aku pun akan mulai perlahan-lahan menghilang dari pandangan mereka jika semuanya telah selesai tanpa membawa-bawa namaku di tengah-tengah masalah mereka.

Takkan berani lagi ku dekat-dekat dengan hal yang akan membuat orang salah paham dan menilai aku secara "miring". 

Selesaikan masalah secepatnya, jangan biarkan ia semakin berlarut-larut. Jangan menghindar dari masalah dan jangan lari terhadap masalah. Apapun bentuk masalahnya, hadapi walau terasa pahit dan pedih, karena kita akan tersenyum setelah menyelesaikannya. "Optimis Can Be OK"
         Terlalu banyak berkorban demi sebuah persahabatan bukanlah suatu hal yang salah. Akan tetapi, apabila hanya seorang saja yang banyak berkorban, itu bukanlah persahabatan. Dimana letak dari arti sebuah persahabatan yang seperti itu...??? Seperti pepatah pernah mengatakan "Ada gula ada semut", yang hanya datang disaat mereka butuh, setelah itu di abaikan seperti tiada berguna. Apakah hal yang seperti itu dinamakan dengan persahabatan...???

          Masa sulit di lalui sendiri, semua masalah di hadapi sendiri tanpa ada yang pernah mau peduli. Sungguh pengorbanan yang sia-sia. Jadi, untuk apa sahabat itu? Dimana mereka? Mereka telah melupakanmu disaat senang. Terlalu sia-sia  rasanya berkorban demi mereka, demi mendapatkan sahabat yang sejati bukankah harus saling berbagi, tapi kenapa yang satu ini..., benar-benar melukai...?!

             Aku disini mencari sahabat yang sejati, tapi ternyata benar dari apa-apa yang telah ku lihat, ku baca dan ku ketahui..., bahwa sahabat yang sejati itu takkan pernah kekal abadi, mereka hanya sesaat muncul lalu menghilang. Tanpa ku sadari, kini aku yang telah mengalaminya sendiri. Puas berkorban, lalu aku diabaikan.

              Aku tak menuntut banyak, yang ku inginkan hanyalah mematahkan semua keegoisan yang selama ini menjelma. Aku ingin mendapatkan sahabat yang benar-benar sejati. Aku ingin membuktikan kepada dunia bahwa sahabat sejati itu benar-benar ada, mereka pasti akan kembali dan akan menjelma menjadi sahabat yang sejati untukku setelah sekian lama aku bersabar dengan keegoisan mereka. Ku yakin itu, Ya Allah yakinkanlah hamba-Mu... :)
Syilla: "Baik, perhatian,, ramah... Itu dia yang bikin gue jadi kekeuh saat ada di dekatnya Mon."
Mona: "Masa' sich cuma gitu doank loe udah klepe'-klepe' karena dia? Ganteng ga' sich... Jadi penasaran gue Syil."
Syilla: "Bagi gue, ganteng or no itu bukan hal yang terlalu penting. Yang paling penting adalah hati, kalo hati udah saling cocok... baru bisa ngejalanin semuanya."
Mona: "Masa' sich...?? Sok tau loe Mon. Bagi gue, ganteng itu prioritas utama dalam mencari pasangan. Apa kata dunia... bisa berabe gue di marahin ma nyokap kalo dapetnya yang pas-pas an.. ha ha ha :D."
Syilla: "Sst..., berisik ajja loe yea."
Mona: "Jujur ajjalah Syil, pasti ga' ganteng kan...??? karena itu loe sembunyiin dia biar ga' di tertawain ma temen-temen yang laen kan..???"
Syilla: "kan udah gue bilang, ganteng itu bukan yang gue cari...!!! Orang ganteng tu ga' ada yang bisa di percaya, muna' semuanya."
Mona: "Eiits, tunggu dulu... jangan salah menilai orang sampai segitunya Syil. Gue akui, emang banyak koq yang ganteng itu nyakitin hati. Tapi, ga' berarti yang jelek atau bahkan tampangnya pas-pasan ajja tu menyenangkan hati lho Syil..., mereka bahkan bisa menyakiti lebih dalam."
Syilla: "Ach, ga' mungkin BGT's tu Mon....!!! jangan mengada-ada loe.."
Mona: "Gue kan belom habis ngomong, nie anak ngajak ribut ajja.. !!! 
Syilla: "Upss, sorry... :D Lanjutkan lagi Mon..."
Mona: " Gue ngomong gitu biar loe ga' terjebak Syil. Tanpa kita sadari, wajah pas-pasan itu lebih menyakiti karena kita awalnya yakin kalo dia orang yang baik, tapi ternyata semua ga' manjamin...! ngerti kan loe?? "
Syilla: "Hmm, makasih yea Mon atas masukannya.. :D he heh e sebenarnya dia udah ada yang punya sich. Gue ga' mau jadi perusak dalam hubungan mereka, cuma bisa mendoakan ajja semoga mereka bahagia.
Dia baik BGT's ma gue, terkadang juga nunjukin rasa sukanya  Mon. Py, gue masih mikir pake' logika koq... dia tu pacar orang n ga' boleh gue kasih harapan kan...?? bener ga' Mon.."
Mona: "Yupss, bener BGT's. Sikap loe harus jauhin dia, karena loe gx boleh ngerebut pacar orang. 'tar karma baru tau rasa loe."
Syilla: "Iyya, gue tau Mon. Tapi...."
Mona: "Ga' ada kata tapi-tapi..., loe emangnya mau di benci sama semua orang karena sikap egois loe?? pasti ga' kan..??? makanya hilangin perasaan loe ke dia secepatnya. Masih banyak koq yang ngantri buat dapetin hati loe.. :D okey prenz..."
Syilla: "Gue coba lupain semuanya, gue ga' mau menyakiti hati org lain. Biar ajja gue yang sakit duluan, biar ujung-ujungnya semua bisa happi ending. bener ga' Sob...?? "
Mona: "Yo a, itu baru sobat gue namanya Silla... ha ha ha.
Udah ach, pulang lagi yukks.."

============0o0==============

Akhirnya aku kembali pada keadaan semula disaat aku hanya punya keluarga dan sahabat yang paling setia, walaupun aku masih kangen saat-saat berantem bersamanya... Tapi, aku ga' bisa dan ga' mungkin memilikinya karena dia memang bukan tercipta untukku, dia bukan jodohku. Aku ga' ingin menyakiti hati sesama ku demi rasa egois yang ku pertahankan. Di mulai dari komunikasi yang jarang, ketemuan juga jarang, dan akhirnya menjadi serba jarang semuanya. Hingga aku benar-benar bisa melupakannya dan masih tetap menyendiri bersama sahabat terbaikku. 

Cinta memang tak semudah yang di bayangkan, datang dan pergi kapan saja tanpa permisi dan tanpa terduga. Indah di awalnya dan sakit pada akhirnya. Cinta yang seperti ini hanya akan menyiksa jiwa dan hati manusia, berharap tapi malah hampa.

So, jangan mudah terpedaya dengan yang namanya "C.I.N.T.A",  happy bersama teman-teman malah jauh lebih asyik, apalagi kalo ada keluarga yang selalu ada kapan pun dan dimana pun kita membutuhkannya.

"Itu ceritaku, apa cerita mu....???"



Tiap deraian air yang mengalir ini akan menghapus semua cerita tentangmu dihatiku.
Biarkan aku 'tuk melupakanmu, biarkan aku 'tuk meneruskan jalan hidup yang ingin ku tempuh sendiri.
Jangan kau memberi harapan yang tak pasti,
karena aku tak ingin ternanti-nanti.

Pergilah kepadanya...
Jangan kau harapkan aku 'tuk kembali seperti yang dulu.
Ku tahu jalan kita telah berbeda, jangan kau sia-siakan dia yang kini ada disampingmu, mencintaimu setulus hatinya.
Tetaplah bersamanya, meskipun hatiku tak bisa mengakuinya bahwa aku disini selalu mengingatmu...

Tapi,,..
Ku harus lupakanmu...
Lupakan, lupakan, dan lupakan...
Please, jangan hadir di hari-hari ku lagi, karena ku tak ingin menyakiti dia yang telah bersamamu.

26'9'11
Semua berjalan tak sesuai keinginan. 
Q ingin lupakanmu, pergi jauh dari hidupmu.
tapi,.. kenapa kamu yang mulai datang mendekat...???

Jujur q tak ingin mengusik hidupmu lagi.
Kau t'lah bersamanya n q tak mungkin menjadi orang diantara kalian.

Biarkanlah aku tuk tetap mengalah.
bERikanlah hatimu tuk dia seutuhnya.
Jangan pernah ragu dengan cintamu yang satu itu,
karena aku belum tentu bisa menyayangimu sperti dia menyayangimu sepenuh hatinya.

Biarkan aku membuka lembaran baru.
Menghapus semua cerita tentangmu,
karena aku tak ingin lagi terluka terlalu dalam.
"Makasih tuk semua rasa yang telah kau tinggalkan..."

- Copyright © 2013 Puisi Nhae™ - Kurumi Tokisaki - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -