Popular Post

Trafic

Facebook

Blog Archive

Facebook Follow

Seperti yang sudah saya sering tulis bahwa cinta adalah sebuah fitrah. Kali ini saya ingin meniti cinta fitrah ini, namun bukan cinta sepasang kekasih tapi cinta dalam persahabatan.

Sahabat adalah sayapmu yang selalu mampu membawamu terbang jauh kelangit luas, namun ketika sayapmu patah, dia akan membawamu turun. Tapi dia tak pernah melepaskanmu.  Kau mungkin akan merasakan kesakitan, tapi kau ataupun dia akan tetap setia ada di sampingmu. Setelah sayapmu sembuh, kau akan kembali terbang tinggi. Itu makna sahabat yang diliputi cinta, ketika seorang sahabat terluka oleh sahabat yang lain, dia akan segera memaafkannya. Seperti sebuah kisah antara dua pemuda ini.

Alkisah ada dua pemuda sedang dalam perjalanan melintasi gurun pasir. Dua pemuda ini tiba-tiba saja bertengkar karna suatu perbedaan pendapat. Salah satu dari mereka merasa tersakiti dengan perkataan sahabatnya. Dia pun menuliskannya kegundahannya di atas pasir.

Perjalanan pun mereka lanjutkan kembali walaupun masih ada rasa kecewa dalam hati  pemuda tadi. Namun di tengah jalan, pemuda yang merasa tersakiti tadi sangat kelelahan hingga tak mampu lagi berjalan. Sahabat yang ada di sampingnya pun khawatir, maka dia lekas memberikannya minum. Lalu membantunya merebahkan diri, dia basuh muka pemuda tadi dengan handuk basah agar dia merasa segar kembali. Pemuda itu langsung bangun dan tersenyum pada sahabatnya. Dia lantas mencari sebuah batu, lalu mengukir kebaikan sahabatnya di atas batu tersebut. Sang sahabat bertanya,”kenapa kau tulis kegundahanmu terhadapku di atas pasir, sedangkan kau tulis yang aku lakukan barusan di atas batu???“

Pemuda itu pun tersenyum lalu menjawab “Aku ingin setiap kesalahan kita yang bagai pasir, segera di sapu oleh angin maaf dan segera hilang terlupakan. Sedangkan segala kebaikanmu terhadapku,aku ingin ukir selamanya di batu ini agar aku ingat setiap kebaikanmu.”

Sahabatnya tak kuasa untuk menahan tangis. Begitu indah persahabatan dua pemuda tadi. Mereka tak ingin berlama-lama dalam sebuah sakit hati yang membuatnya menjauh dari sahabatnya. Itulah persahabatan yang diselimuti cinta persaudaran dan persahabatan.

Periharalah persahabatanmu dengan cinta, bukan dengan nafsu sesaat. Yang kadang kala dengannya kau akan segera menjauh ketika kau tahu kelemahannya. Seorang sahabat akan selalu ada di sampingmu ketika kau butuh nasehat dan motivasinya. Seorang sahabat akan selalu tersenyum senang ketika kau memperoleh suatu kebaikan. Sahabat sejatimu adalah yang selalu mau bersahabat denganmu meskipun kau menjauh, yang selalu mau bersahabat denganmu meskipun dia mengetahui aibmu, yang selalu mau menjadi sahabatmu meskipun kau lupa padanya. Namun Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebaik-baiknya sahabat, karna dalam keadaan apapun Dia selalu berjabat dan selalu ada untukmu.

Sahabat, terimakasih telah menjadi sahabat kami

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Puisi Nhae™ - Kurumi Tokisaki - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -