Popular Post

Trafic

Facebook

Blog Archive

Facebook Follow

Sobat, pasti kamu-kamu udah ngeh dengan what's meaning a playboy. .Memang kata itu kedengarannya lucu. "Play" yang artinya bermain atau main dan "boy" yang nunjukin ke anak laki-laki, masih belum dapat kita samakan dengan makna kata itu pada saat sekarang ini. Bukan lalu tiap ada anak-anak laki-laki yang lagi main, terus kita omongin kalo dia playboy. Memang nggak salah sih, tapi paling tidak kamu bakal diketawain ama temen kamu. Ha..ha..ha sorry aku juga ketawa.

Play boy identik dengan seorang ABG atau remaja yang punya tampang lumayan oke, digemari oleh banyak cewek (emangnya rujak, digemari…), sukanya jalan-jalan ke mall seperti TP (Tunjungan Plaza) misalnya, sambil TP (Tebar Pesona) hingga dia bakal TP (Temu Pasangan),.. namun sayang, pasangan yang bakal dia dapat nanti, hanya buat TP (Tutup Panci) alias pelengkap doang, yang apabila udah usang dia akan bilang TP (Tak Perlu) lagi. Gitu-lah umpamanya…

Kalo di lingkungan sobat sekalian pernah menemui orang semacam ini, maka nggak salah deh ungkapan kata tadi, minimal nggak beda jauh. Playboy selalu nggak puas dengan segala yang dia punya terutama nih, ingat…cewek, duit, serta tampang…. Soalnya apabila dari ketiga hal itu nggak bisa dia penuhi, dia nggak bakal bisa jadi play boy yang diidamkan.

Soal cewek, dia nomer satu, meski nggak jarang cewek-cewek yang dia kenal, lalu jatuh ke pangkuannya dikecewakan begitu saja, dan nggak heran meski dia punya tampang seperti Angling Dharma, tapi dia punya hati Mak Lampir, sehingga sebagian besar cewek nggak demen apabila mereka punya pacar seorang playboy, kecuali mereka yang siap untuk dipatahkan hatinya (wacaow..cakit dong). Kalo dia punya kesempatan dalam kesempitan tentang masalah cewek, pasti hal itu nggak akan dia sia-siakan. Bila ada cewek yang lumayan (menurut dia), maka dia langsung siapkan kuda-kuda dan strategi menyerang. Seorang cewek yang nggak punya rasa percaya diri, dan dia merasa ingin diperhatikan, maka dalam hitungan detik, hatinya akan luluh lantak, dijamin tokcer deh… Nggak cuman satu, dua, atau tiga, seratus cewekpun bakal dia hadapi dan dia taklukan. Namun yang perlu diingat, cewek-cewek yang dia taklukan mungkin nggak seperti yang dia harapkan, karena biasanya cewek yang merasa mampu dia kibuli, sebenarnya nggak beda jauh dengan dia, sama-sama cari perhatian alias sami mawon.

Mencari Kebahagiaan

Yang namanya playboy itu nggak akan segan-segan menipu, dengan bujuk rayu, bikin diri mengharu biru, nggak ku..ku. Hanya saja, dia merasa dirinya seorang playboy karena dia rasa-rasanya diperhatikan oleh orang banyak. Akhirnya, dia..ehem..ehem dirinya itu cakep dan kece, padahal aslinya tembem dan melempem. Dia ingin diperhatikan oleh orang lain, terutama oleh cewek yang oke punya. Dia merasa hal itulah yang namanya kebahagiaan. Diperhatikan, dipuji, jadi omongan orang, adalah cita-cita yang dia idam-idamkan. Meskipun kita semua tahu, kalo yang namanya pujian itu membuat diri kita merasa sempurna dan sombong, bahkan merasa lebih hebat daripada orang lain.

Cuma anehnya, apa sih arti dipuji oleh orang lain, padahal sesuatu itu sebenarnya bukan kita yang memiliki. Wajah ganteng atau nggak, siapa yang memberi? Apa kita memang pengen wajah kita nggak cakep? Pasti semua orang ingin wajahnya dan raut mukanya memenuhi standar internasional, kalo perlu pesan dulu wajah seperti Tom Cruise, walaupun ehh… dapetnya wajah Tom and Jerry. Nah, ini nggak akan ditanyakan oleh Allah di akhirat kelak, tapi yang bakal ditanyakan untuk apa kau gunakan wajahmu itu. Buat ibadah atau maksiat, tuh inget yee..!!!

Sobat, ngomong soal kebahagiaan yang dimiliki oleh seorang playboy, kalo kita mau berpikir, sebenarnya itu bukanlah suatu kebahagiaan, malah adalah suatu musibah. Ngerti kan musibah. Kenapa emangnya? Kalo orang itu terkena musibah, pasti orang-orang berbondong-bondong untuk memperhatikan dia dan memberikan bantuan. Diperhatikan dan jadi bahan pembicaraan itulah yang dialami oleh orang yang terkena musibah. Mirip seperti yang dihadapi oleh teman-teman kita yang jadi playboy tadi. Hanya saja dia nggak merasa kalo lagi tertimpa musibah, malah dia ingin terus diperhatikan. Kan aneh yaa???

Dibandingkan dengan orang yang terkena musibah tadi, orang yang yang memberikan bantuan justru lebih merasa bahagia. Karena dia tidak mengalami goncangan seperti orang yang mendapatkan musibah tadi. Dia akan lebih tenang dan terjaga. Demikian pula dengan orang-orang di sekeliling playboy tadi, mereka seharusnya lebih bahagia, apabila mereka mampu menyampaikan kalimat kebenaran pada sobat kita yang lagi menderita. Siapa? Ya playboy tadi.

Berikanlah teman kita tadi nasihat dan sampaikanlah Islam, supaya dia sadar bahwa kebahagiaan yang hakiki adalah memberikan sesuatu yang bernilai dalam Islam kepada orang lain. Kalo perlu kita harus mampu menjadi seperti matahari, yang sinarnya selalu dia bagi ke bumi, tanpa mengharapkan imbalan apapun. Tiru ya…

Problema, Selalu ada Akarnya

Sobat, bukan hanya kamu aja yang dibikin pusing sama remaja sekarang, meski notabene kita juga sesama remaja tapi kelakuan sebagian besar teman kita yang lain sama dengan bando…ya, bando…ya ampuun!! Nggak usah deh sobat bertanya, kenapa sih remaja kita sekarang jadi kayak gini? Atau apa yang bikin mereka susah untuk berbuat yang baik? Nggak perlu pusing sampe keliling-keliling, karena meski kamu keliling 117 kali putaran, jawabannya nggak bakal kamu dapatkan, malah jadinya tambah pusing, tul nggak?

Semua jawabnya ada di dalam Al Qur'an dan Al Hadits yang seharusnya jadi pedoman setiap muslim, sehingga mereka nggak usah bingung kesana-kemari buat nyari makna dan hakikat kehidupan. Memang nggak mudah mengarungi kehidupan. Dunia memang alam untuk melakukan perjuangan, nggak segampang yang diinginkan tapi nggak sesusah yang dibayangkan. Yap, itulah dunia, siapapun yang ngaku mau hidup, harus menjalaninya.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Puisi Nhae™ - Kurumi Tokisaki - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -