Popular Post

Trafic

Facebook

Blog Archive

Facebook Follow

Lagi-lagi tentang cinta, tapi inilah bahasan menarik yang selalu di cari para sahabat. Entah itu motivasi atau hal-hal terkait dalam masalah ini.Mari kita lihat cinta dari sudut pandang yang berbeda.

Sudah bukan rahasia lagi ketika cinta di tolak maka pemilik cinta akan merasakan patah hati yang berjuta rasanya. Entah itu ketika di tolak untuk ta’aruf atau bahkan ketika dia di tolak cintanya. Tapi jika di tolak untuk buat pacaran, itu lebih baik dari pada mendekati zina nantinya.

Prinsip orang jahil, bila cinta di tolak dukun bertindak.. Naudzubillah.., yang kayak gini harus di basmi. Padahal kata Rasulullah bila kita mendatangi dukun, sholat kita bisa tidak di terima selama 40 hari, ini bagi yang sholat... bagi yang jarang sholat bisa lebih parah lagi.
“Barangsiapa mendatangi peramal atau dukun lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari”.( Hr Muslim dan Ahmad )
“Barangsiapa mendatangi dukun lalu mempercayai apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad” ( Hr Tirmidzi )
Tapi berbeda bila seorang muslim yang beriman kepada Allah. Dia tak akan mungkin meminta sesuatu selain padaNya. Apalagi masalah cinta yang di tolak, masih ada cinta yang tak pernah di tolak ... yaitu cinta kita pada Allah Azza Wa Jalla.

Memang benar ketika cinta di tolak akan timbul rasa sakit hati atau sakit-sakit yang lain, tak terkecuali ikhwan atau akhwat. Pun ketika seorang laki-laki mengutarakan maksud hati untuk melamar, itu berat. Begitupun saat seoerang wanita akan menjawab keputusannya, itu juga hal yang berat. Jadi sebenarnya sama-sama berat. Jadi ketika seseorang di tolak, itu adalah sebuah resiko saat kita berani menyatakan keinginan kita. Keberanian itu pun sudah memberikan nilai tersendiri di hati. Tidak ada cara lain ketika hati ini meminta obat, maka obatnya hanya mendatangiNya, mendatangi Allah. Karna Dia lah tempat mengadu yang paling mengerti tentang apa yang kita butuhkan bukan selalu apa yang kita minta. Dia pasti lebih tahu siapa jodoh kita yang sebenarnya.

"Meskipun cinta di tolak, mendingan doa yang bertindak. Bukan doa yang macam-macam atau doa yang lagi trend sekarang. Misal, bila dia bukan jodohku maka jadikanlah dia jodohku. Lho doa kok maksa, kalo kita di paksa kan juga gak mau, masa mau memaksakan kehendak kita sama Allah.

Doakan lah yang baik, buat diri kita maupun doa buat orang yang telah menolak kita. Bila kita mau dan mampu untuk paham apa yang sudah dirancang Allah untuk kita, maka sakit hati itu akan segera sirna. Doa yang baik akan membawa kita pada kebaikan pula. Misal kita berdoa, Yaa Robb, temukanlah dia dengan jodoh yang sholeh. Dengan doa yang seperti itu tak menutup kemungkinan jodoh kita adalah seorang sholeh/sholehah.
Dari Abu Ad-Darda’ dia berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” (HR. Muslim no. 4912)
So sahabat..Patah hati memang hal yang wajar, yang tidak wajar adalah ketika kita patah hati secara berlebihan. Allah sudah punya rencana tersendiri untuk kita. Cinta di tolak, bukan berarti kita putus asa. Cinta di tolak, bukan berarti hari esok tak ada lagi. Cinta di tolak, Allah akan tetap dan selalu menerima cintamu.


Ku Ingin Mencintaimu Karna Agamamu, Bila Agamamu Hilang Atas Dirimu Maka Hilang Juga lah Cintaku..

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Puisi Nhae™ - Kurumi Tokisaki - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -