Popular Post

Trafic

Facebook

Facebook Follow

Recent post


“Siapa yang bilang bahwa menyembuhkan patah hati tidak bisa sendiri?”

Seperti kertas yang telah diremas, lalu di buka lebar kembali maka kusutnya tidak akan menghilang.
Seperti kaca yang pecah jatuh berserakan, lalu direkatkan kembali maka retaknya akan tetap kelihatan.

Kata siapa, kalau hati bisa disamakan dengan benda mati.
Kata siapa, patah hati tidak bisa disembuhkan sendiri.
Kata siapa, yang pernah patah hati harus segera mencari pengganti.
Kata siapa, orang yang patah hati harus secepatnya jatuh cinta lagi.

Bagiku tidak seperti itu dan tidak seharusnya begitu.
Karena suatu saat nanti, hati yang dipercayai bisa menyembuhkan patah hati pasti tidak akan kekal abadi. Ada yang tersakiti dan ada yang menyakiti (lagi); itu pasti.
Begitulah seterusnya dan berulang setiap kali ketika menjatuhkan hati kepada yang bukan Pemilik hati.

Bukan karena siapa-siapa, aku ingin tetap mencintaiNya dengan sepenuh jiwa.

Kata siapa?

Ketika hati mulai jatuh cinta lagi kepada hati yang lain maka disanalah hatinya akan terus terluka; entah melukai ataupun dilukai.

Boleh saja untuk jatuh cinta, tapi jatuh cintalah hanya kepada Sang Pemilik hati; yang menciptakan seluruh isi hati ini.

Hati yang patah, hati yang luka, hati yang kecewa semua akan bisa kembali seperti semula. Cukup cintai saja Dia. Tidak perlu menempatkan hati yang lain, cukup Dia.

Menyembuhkan patah hati sendiri sangat menyenangkan sekali. Aku hanya ingin selalu berada didekatNya. Karena janjiNya adalah nyata, maka tidak akan ada yang bisa membantahNya.

-eN-

Untuk apa kau hantarkan sejuta kata indahmu
Jangan sia-siakan waktumu
Jangan hamburkan waktumu yang terbuang sia-sia

Aku telah kembali
Mengharapkan engkau tiada lagi
Sedikitpun tiada berharap
Tidak bertemu lagi

Lupa itu telah ku tanam dalam ingatanku
Seakan ku takkan mengingat lagi
Yang telah terjadi, diamkanlah

Kini aku telah kembali
Sesosok tubuh yang lunglai berjalan menepi
Di pinggiran kota yang merajai
Kasak-kusuk melangkah mencari-cari
Namun tiada pernah ku temui lagi

Aku telah kembali dari segala mimpi
Dari segala hari yang ku lewati
Ku lalui tiada henti
Sudah tiada lagi aku yang kini menari
Hanya setitik luka di kapas putih yang menemani


 
Terkadang aku sendiri juga telah kebingungan.
Tiada berteman dan terdampar dalam lautan sepi yang menyiksa diri.
Laut yang biru kini telah berganti warna, dan aku yang dulu juga telah telah berganti rupa.

Bingung...
Seolah-olah aku merasa hina dina diri ini.
Akulah wanita jalang seperti karya puisi yang terdahulu.
dan sekali lagi aku kan berkata "Bingung" ...

Tak dapat ku tepiskan rasa sesak didada ini.
Ingatan demi ingatan beterbangan merusak pikiran.
berlarian merobek jiwa-jiwa ku yang penuh kesakitan.
dan Aku kembali bingung...


Lalu lintas dan hiruk pikuk di jalan raya membuat aku tak tergoyahkan untuk menulis karya-karya ku.


Aku disini untuk semua. Cuaca panas tidak ku rasa dan aku tetap berkarya.
Goresan-goresan tinta kan ku jadikan sebuah cerita.

Aku…
Cerita tentang aku memberikan semangat untuk hidupku.
Aku hidup untuk semua, semua yang mencintai hasil-hasil karya ku.
Disaat ku tak lagi bisa berkarya, kenanglah semuanya.
Semua tentang aku dan karya-karya ku.
Ku kan selalu ada untuk semua yang telah bersama-sama memberikan inspirasi dan motivasi dalam hasil karya ku.
Andai semuanya benar-benar terjadi, kenanglah aku di setiap waktu.
Mungkin dalam sekejap aku bisa sirna, namun ku harap hasil-hasil karya ku kan tetap di hati kalian semua yang menjadi inspirasiku.
Ku tahu semuanya takkan pernah abadi, kenanglah aku walau hanya didalam hati.



kenapa harus ada rasa diantara kita....
kenapa pula kita tak sanggup menepis semua itu
aq sayang kamu...
berulangkali aq mencoba menepis rasa yang ada
tapi aq tak mampu.....

dirimu sudah beri aq kenangan yang teramat indah
yang tak mungkin aq lupakan begitu saja......
harusnya semua ga boleh terjadi karna aq tak sendiri lagi
tapi cinta g punya mata dan dia hadir begitu saja
menyelinap saat aq butuh perlindungan
kau hadir......

dekapanmu begitu hangat terasa
sungguh aq kangen dengan semua
kenapa kini kau begitu jauhnya dariku?
kenapa kau tak seperti dulu lagi
tak kudengar lagi sapa manjamu
tak kudengar lagi gelak tawamu

kasih............
kemana hubungan kita akan di bawa berlanjut atau berhenti sampai di
sini..aku tak tahu....

namun ku coba membiasakan diri tidak tergantung padamu
ku coba bernafas tanpamu................

Copast punya temen

Seketika ku rasakan seluruh tubuh ini membeku
Sejenak lemas dan terpaku membisu
Seperti tiada bernyawa diterpa angin berlalu

Namun,...
Pikiranku menerawang jauh
Entah kemana 'tuk memperjelas sesuatu

Ketika itu ku lihat dia...
Seseorang dari masa laluku
Yang pernah mengisi memori otakku
Dengan cacian dan hinaan 
Yang telah melukaiku

Berjalan dengan cepat menghampiriku
Perlahan namun pasti
dan akhirnya...
Dia berdiri tepat dihadapanku

Kenapa harus dia...
Kenapa harus hari ini...
Beribu pertanyaan muncul di kepalaku...

Kenapa harus dia yang ketemui saat ini...
Kenapa harus dia...
yang telah membuat aku seakan terus membisu...
dan lagi-lagi dia kembali 
membuatku menangis sendirian

Menangis mengenang memori-memori yang telah ku lupakan
Ketika dia mencaci maka aku disudut sana
disebuah tempat istimewa baginya

Namun...
Ternyata aku masih bisa tersenyum menghadapi ini semua
Hingga saat ini semuanya telah menjadi nyata


Dalam Kebingungan yang menanti asa
terselip beberapa buah kata
yang terangkai penuh makna
menunggu sebuah rasa
hingga waktunya tiba

Cepat dan sangat cepat waktu kini berlalu
tiada terasa mulai mengharu biru
rasa yang kini mulai ku tak tahu

Gelapnya malam meyakinkanku
menikmati malam yang mulai berlalu
menumbuh rasa yang indah bersamamu
untuk tetap selalu berada didekatmu

dunia, oh dunia
betapa terkesimanya 
membawa penuh suka dan duka
berada di dalam keindahan cinta
dengan keistimewaan dan makna

asa yang semakin memudar
membuat dunia kian gentar
seakan ingin tetap bersandar
pada tempat yang tidak terlantar

Oh, Dunia...
tetaplah engkau setia
menikmati sisa asa
hingga mentari tenggelam senja
kau tetap berdiri disana
Hargai orang lain jika ingin di hargai
Sayangi semua orang jika ingin disayangi
Pahami arti dan makna yang tersembunyi dibalik sebuah kata-kata
Bersikap dewasa akan disenangi oleh semua orang
Jangan hanya memainkan ego semata yang bisa merasuki seluruh jiwa

Dengarkanlah wahai sahabat...
Keegoisan bukanlah hal terbaik untuk diikuti
Melawan ego itulah hal yang paling baik untuk dilakukan meskipun teramat susah untuk dilakukan

Bukannya aku sok untuk menggurui
Tapi percayalah bahwa keegoisan akan menjerumuskan kita untuk berbuat kesalahan
Semua terserah padamu wahai sahabat
Engkau berhak untuk memilih jalan hidupmu sendiri
Apakah engkau mau dikuasai oleh ego ataupun tidak 
Semua tergantung dari dalam dirimu
Jawabannya ada pada dirimu sendiri duhai sahabat


Awal jumpa serasa bahagia
Menjalani hari-hari penuh sukacita seolah-olah dunia hanya milik berdua
Waktu terus berlalu dan kian bertambahnya hari semakin dekat hubungan yang dijalani
Saling memberi semangat, memberi nasehat, berbagi cerita, dan bercanda tawa bersama
Seolah beban yang terasa berat kini bisa dipikul bersama-sama

Aku dan kamu kini telah menjadi satu
Satu cerita, satu berita, dan satu kata-kata
Hanya sebatas itu dan satu persatu mulai terlihat malu-malu
Satu yang tidak bisa dijadikan sesuatu karena aku dan kamu sulit bersatu

Satu demi satu sudah tersirat secara perlahan-lahan namun pasti
Satu hal yang kau katakan kepadaku membuat aku merasa ingin menjauhimu
Satu hal itu juga yang membuat aku dan kamu tidak akan pernah bersatu seperti pada saat awal berjumpa
Karena satu hal itu adalah dia, yang telah memilikimu dan kamu miliki sejak lama
Aku bukan tahu satu hal itu dari pengakuanmu sendiri, namun aku telah tahu dari waktu sebelumnya
Disaat aku mencari dan terus mencari tahu semua hal tentangmu, hingga ku temukan satu hal itu
Mungkin kamu tidak tahu bahwa aku telah tahu, aku hanya sedikit kecewa karena telah sekian lama baru kamu mengungkapkan kebenarannya
Satu hal yang membuat aku sempat merasa kecewa dan merasa dipermainkan adalah ketika dijadikan sebagai pelarian sesaat dari kekosongan hatimu yang kesepian dengan tingkahnya
Kau menjadikan aku sebagai tempat untuk permainan sandiwaramu, hingga aku pun ikut terjebak didalamnya
Satu hal yang kini membuat aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri adalah ketika aku terjebak ke dalam permainan ini
Aku telah menyakiti dia yang telah bersamamu hingga menghancurkan ikatan hubungan kamu dan dia
Aku menyesal namun semuanya telah terlambat, kamu dan dia telah ku hancurkan dengan keegoisan semata

Siapa yang salah... aku kah??? Kamu kah ??? atau dia kah???
Maaf telah ku pinta kepada dia jika aku yang bersalah, ku perbaiki semua hal yang telah terjadi dengan menyalahkan diriku sendiri
Kini semua telah kembali, kamu dan dia telah bersatu, namun aku tidak melihat ada rasa bersalah sedikitpun dihatimu terhadapku dan dia
Mungkin tiap-tiap orang memiliki cara yang berbeda dalam mengakui kesalahannya, hingga aku tidak terlalu memikirkan dan mengharapkannya

Aku kini mulai menata kembali kesalahanku, tidak ingin terjebak ke dalam kesalahanku yang kedua kalinya
Aku menghilang, aku menjauh, dan aku pergi secara perlahan dari duniamu untuk menentramkan hatiku yang lagi kacau karena satu hal itu
Aku tidak pernah muncul lagi di hadapanmu, namun aku tetap menjalin komunikasi dengan dia walau tidak terlalu sering
Hingga suatu saat dia bercerita kepadaku dan meminta satu hal yang menurut aku ada rasa kejanggalan dalam nada dan kata-katanya

Aku bingung, apa sebenarnya yang dia inginkan dari ku
Disaat aku mulai berdiri dan telah siap menata kembali hatiku dari semua hal yang terjadi, dia malah meminta satu hal kepadaku
Benar-bemar membuatku hilang kesabaran atas tingkah laku dia, sebelumnya aku telah tahu terlebih dulu bagaimana dia memperlakukan aku
Kata-katanya sungguh menyakitkan hatiku, namun aku tetap terima karena aku tidak ingin memperpanjang masalah
Dan juga karena aku masih memikirkanmu dan hubungan yang kalian jalani
Tapi kini dia malah meminta satu hal, benar-benar menguji kesabaranku...

Aku dan kamu kini telah jarang bertemu, tapi dengan dia aku jadi keseringan bercerita dan dia juga bercerita semuanya kepadaku
Jika aku boleh jujur, sebenarnya aku tak ingin lagi masuk kembali ke dunia kamu dan dia
Dia yang telah membuat aku kembali masuk ke dalam lingkaran duniamu, aku ingin terbebas dari semua hal ini, namun ada apa dengannya...???

Simpang siur kabar yang ku terima tentang kamu dan dia adalah sekarang hanya teman biasa
Bingung bercampur kecewa yang ku rasa melihat tingkah laku kalian yang terlihat tak dewasa
Aku telah berusaha untuk membuat kalian kembali seperti semula, namun sia-sia dan tak berguna karena keegoisan telah menguasai diri kalian
Aku mencoba menjadi penengah, walau akhirnya aku tetap masuk ke dalam lingkaran kalian
Lingkaran yang suatu waktu dulu pernah ku ucapkan tak ingin memasukinya lagi dan mengenal kalian lagi
Tapi akhirnya aku terseret juga ke dalam dunia kalian, menjadi teman kalian dan kita bertiga berteman karena dia yang membawa aku kedalamnya

Suatu hari kamu bicara kepadaku bahwa dia ingin kembali menjadikanmu miliknya dan begitu juga sebaliknya sesuai harapan dia
Kamu malah meminta pendapatku, bukankah hatimu hanya kamu yang tahu...???
Aku mencoba sebaik mungkin untuk menjadi sahabat terbaikmu dan memberi solusi yang terbaik untuk kalian berdua

Sebagai penebus kesalahanku, aku harap kalian bersatu selamanya walau sedikit terluka
Kamu dan dia dari awal telah bersama dan harus bersama hingga akhir menyelesaikan kisah cerita cinta ini

Kini kamu dan dia terjalin hubungan hanya status semata, aku tahu itu karena penyebabnya adalah aku
Aku yang menyebabkan semua ini terjadi, aku tak mampu memaafkan diriku sendiri yang telah berbuat salah pada hubungan kalian
Semua menjadi rahasia, hatimu menjadi rahasia, hatinya juga rahasia, tapi aku tahu semuanya
Hatiku yang penuh rahasia ini cukup hanya aku dan Tuhanku yang tahu


Kala ku terbangun dari lelapnya tidurku
Hanya engkaulah yang selalu ada dihatiku
Kau penyemangat dalam hidupku
Tanpamu tiadalah aku...
Dan tanpamu siapalah aku...

Ibu... jasamu sungguh tiada ternilai olehku
Kau mengharungi suka duka kehidupan demi membahagiakan aku

Aku anakmu yang selalu merindukanmu, yang selalu mengharapkanmu, dan selalu ingin membahagiakan hatimu walau apapun caranya itu
Aku anakmu yang selalu ingin berbagi dalam segala hal padamu, ingin mencintaimu setulus hatiku, dan menyayangimu hingga tutup usiaku

Ibu... kau belahan jiwaku
Mengasihi dan menyayangiku tanpa harap balasan dari anakmu
Jasamu... tanpa pamrih
Karena kau lah Ibuku...
Ibu, izinkan aku untuk tetap berada disampingmu... aku sayang ibu (I Love Mama)

- Copyright © 2013 Puisi Nhae™ - Kurumi Tokisaki - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -